Minggu, 05 Desember 2010

ma SALAH

berbicara masalah berbicara akidah..seberat apapun masalah yang menghadang, jika diiringi dengan akidah, insya Allah smua dapat teratasi..
tapi terkadang masalah yang datang menggoda kita untuk menggadaikan akidah..
namun itu takan terjadi jika kita masih berpegang pada tali agama Allah...
yap, teorinya memang mudah dan sangat sempurna..
beberapa alasan pembelaan terjadi ketika kita mulai terjun dalam pertarungan menyelesaikan masalah, mulai dari alasan ketika solusi yang bertentangan dengan akidah hingga akhir yang kemudian melahirkan masalah baru..
oow, apakah hidup ini memang dipenuhi dengan masalah? jika melihat fenomena yang terjadi, dapat dikatakan bahwa hidup itu memang masalah. mulai dari masalah
pribadi hingga masalah yang melibatkan banyak orang (keluarga, masyarakat, dan negara).
 

masalah....masalah...masalah...
sebetulnya, kenapa sih Allah menciptakan masalah??? klo emang buat manusia susah???
sebagian orang mengatakan bahwa masalah itu akan mengajarkan manusia pada jalan menuju Allah,sebab didalamnya terkandung banyak pembelajaran untuk lebih mengenal arti kesabaran, keikhlasan, pengorbanan hingga pada akhirnya lebih mengenal siapa dia dan siapa TUhANNYA..
dan orang2 seperti ini biasanya akan terlihat tampak tegar ketika menyelesaikan masalah, tapi siapa bilang dia tidak menangis???tangisannya hanya terdengar dalam hati saja...tangisannya dia gunakan untuk mencari solusi yang mampu mendekatkan dirinya pada Allah.sebab cara yang digunakan dalam menyelesaikan masalah sesuai dengan prosedur yang diyakini dalam akidahnya.

masalah oh masalah...
kehadirannya dapat membuat orang mendekat pada SANG PENCIPTA tapi banyak juga yang pada akhirnya jauh DARINYA...

hidup tanpa masalah serasa hampa...
sebab terkadang makna hidup itu banyak terkandung dalam masalah...

maka berbahagialah bagi orang2 yang tertimpa masalah, sebab artinya dia sedang diperhatikan Allah...
bukannya salah satu bentuk kasih sayang adalah adanya suatu perhatian???cuma klo yang ini perhatiannya beda ...hehehe...
tapi jangan salah, ketika kita mampu melewatinya...wow...nantikanlah masa2 kebahagiaan yang kan mengisi hari2 kita...
jika di dunia kita belum dapat, tunggulah bahwasanya Allah sudah menyiapkan kebahagiaan yang takan pernah berakhir di dunia yang kekal dimana pintu2 kebahagiaan itu dapat kita masuki dalam banyak tempat.

so, takada kata untuk menyerah apalagi lari dari masalah.
masalah takan terselesaikan dengan berdiam diri...
tapi janganlah bersedih ketika hasil yang kita dapet tidak sesuai dengan yang kita inginkan...
masih ingetkan dengan kata2 ini "Allah tidak memberikan apa yang kita inginkan, sebab Allah memberikan apa yang kita butuhkan"
tapi itu bukan berarti bahwa kita lagi butuhin penderitaan, mungkin saja saat ini kita memang sedang dituntut buat terus berusaha supaya deket sama Allah.. siapa tau jika kebahagiaan itu muncul, kita jadi lupa dan lalai sama Allah...
jadi, dont be sad...
Allah selalu bersama kita...
teruslah berusaha...
hidup ini adalah kesempatan untuk kita mengumpulkan point2 yang dapat mengantarkan pada perjumpaan dengan Rabb kita..
perjalanan yang kita tempuh tak semulus jalan tol, banyak kerikil dan liku2 serta tanjakan yang menghadang...maka berhati-hatilah dalam memilih kendaraan yang akan kita gunakan...disamping percepatan yang oke, perhatikan juga keselamatan dan keamanan si penumpangnya...



dan untuk menambah rasa ketika baca tulisan ini, mari kita simak lirik nasyid berikut >>>>

Saat kau melangkahkan kaki
Jatuh dan bangun sendiri
Semuanya mampu kau redahi

Saat usiamu telah dewasa
Cabaran datang bertimpa
Kau kecewa derita sengsara

Hapuskanlah air matamu
Redha dan teruskanlah usahamu
Pasti kau akan mengerti
Hidup ini
Putarannya tersendiri

Hentikanlah air matamu
Biarkanlah kisah duka itu berlalu
Mendung hari takkan selalu
Sinar bahagia, oh pastikan kau ketemu

Oh pastikan kau ketemu..




oke deh, selamat menikmati putaran kehidupan...

SE MANGAT.....semangat...........SEMANGkA..................(loh, ko semangka ??? #^%$&*%#^) 

semangat karena Allah maksudnye....... v(n_n)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar